Always Equip Your DayIt's better to lose something for God than to lose God For Something

Tampilkan postingan dengan label TiTr Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TiTr Gadget. Tampilkan semua postingan
Ragam - Bagaimana biasanya kamu mengecek sisa pulsamu? Kebanyakan dari kamu akan mengetikkan kode unik di ponsel kamu untuk mendapat pesan singkat yang dikirim oleh operator.

Kode yang dimaksud adalah kode yang diawali dengan tanda bintang (*) dan diakhiri dengan tanda pagar (#), contohnya *123#, *111#, atau kode-kode lain yang dimiliki oleh operator seluler yang kamu gunakan.

Kode tersebut akan memberikan pesan balasan ke ponselmu mengenai informasi tertentu, misalnya informasi sisa pulsa, sisa kuota internet, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa merespon pesan tersebut dengan mengetikkan angka tertentu untuk masuk ke menu selanjutnya.

Ya, itulah yang disebut sebagai USSD. Apa itu? USSD yang merupakan singkatan dari Unstructured Supplementary Service Data merupakan salah satu teknologi pesan singkat yang dimiliki oleh jaringan GSM.

Umumnya USSD digunakan untuk pertukaran teks antara ponsel dengan aplikasi yang terdapat di jaringan milik operator. Jadi, tidak heran jika kebanyakan info dan layanan yang dapat diakses menggunakan USSD merupakan info dan layanan yang terkait dengan operator seluler kamu.

Seperti halnya SMS, USSD juga memiliki batas karakter dalam satu pesannya, yaitu 182 karakter. Pesan yang dikirim oleh USSD ini bersifat flash message.

Artinya, tidak seperti pesan SMS yang akan tersimpan di ponselmu, pesan dari USSD ini tidak disimpan di ponselmu. Pesan ini hanya akan disimpan sementara oleh ponselmu selama satu sesi komunikasi, atau sekitar 20 detik saja.

USSD memberikan respon dan balasan dalam jangka waktu yang cukup cepat, yaitu sekitar 4 detik saja. Selain itu, USSD juga cukup interaktif karena bisa menerima respon dari penerima pesan. Kecepatan respon dan kemampuan interaktifnya inilah yang membuatnya masih digunakan untuk berbagai kebutuhan dasar yang terkait dengan operator atau penyedia layanan lain.

Meskipun termasuk teknologi yang sangat lama, USSD belumlah ditinggalkan. Bahkan sekarang mulai banyak pengembangan berbagai aplikasi dengan basis USSD, lho. Jadi jangan heran jika nanti kode “bintang bla bla bla pagar” akan banyak kamu gunakan untuk mengakses berbagai jenis layanan.
Setelah kemarin virus Stagefright menghantui 1,4 milyar pengguna Android. Kali ini terdapat malware baru bernama Ghost Push yang berhasil masuk ke Google Play Store dengan meniru beberapa aplikasi atau game terkenal.

Malware Ghost Push
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Cheetah Mobile, developer Android untuk produk ternama seperti, Clean Master, CM Launcher, CM Security, CM Browser dan Battery Doctor. Hingga saat ini malware Ghost Push sudah berhasil menginfeksi lebih dari 900.000 pengguna Android dari 116 negara. Dengan banyaknya jumlah pengguna Android terinfeksi, si pembuat virus tersebut setidaknya mendapatkan 4.05 juta dollar setiap harinya.

Penyebaran Malware Ghost Push
Malware Ghost Push menyebar dengan cepat di Android karena si pembuat virus membuat sebuah aplikasi baru dengan nama mirip aplikasi dan game terkenal, seperti: Talking Tom 3, Super Mario, Adobe AIR, Amazon. Di dalam aplikasi tiruan tersebut, mereka menanamkan beberapa source code tertentu untuk melakukan hal-hal berbahaya di Android.
Jika aplikasi tiruan ini terinstall di Android, secara otomatis malware ini bisa melakukan banyak hal tanpa diketahui si pengguna, seperti: mengontrol Android, menjadikan Android tersebut sarang iklan, mengirim sms premium, mencuri informasi rahasia dan masih banyak lagi.

Negara yang Terinfeksi Malware Ghost Push
Negara yang paling banyak terinfeksi malware Ghost Push adalah India. Sedangkan urutan kedua dipegang oleh Indonesia.



Apakah Kamu Terinfeksi Malware Ghost Push?
Untuk kamu yang ingin mengecek, apakah smartphone Android yang kamu gunakan terinfeksi malware Ghost Push atau tidak, kamu bisa menggunakan aplikasi Ghost Push Trojan Killer berikut ini. Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan trojan, malware, dan virus Ghost Push.


 803 Kb

author
Dani Nurin
Bukan sekedar mengejar kelengkapan, tapi hanya untuk mengejar dan membagi kebaikan